Tips Menulis Artikel di IDN Times, Biar Cepat Terbit - YUDA MUKTI BLOG
News Update
Loading...

Sunday, October 17, 2021

Tips Menulis Artikel di IDN Times, Biar Cepat Terbit


IDN Times adalah perusahaan multiplatform yang populer. IDN Times meluncurkan kanal IDN Times Community sebagai wadah untuk menampung hasil karya tulis dari para creative writers. Sejak lahir pada 2017 lalu, IDN Times Community berkomitmen untuk menginspirasi generasi muda lewat sebuah karya tulis. Ada banyak sekali karya tulis berupa artikel dari berbagai kategori yang diterbitkan oleh IDN Times setiap harinya.

Selain mendapatkan uang, banyak sekali keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan apabila kamu telah bergabung kedalam Community Writer dan konsisten submit artikel kamu di IDN Times. Akan tetapi, artikel yang telah di submit tidak akan dengan mudah langsung terbit begitu saja melainkan harus melalui proses peninjauan terlebih dahulu oleh para editor untuk mengetahui kelayakan artikel kamu untuk diterbitkan. 

Kamu tidak perlu bingung mengenai cara menulis di IDN Times karena tim IDN Times sudah memberikan panduan menulis yang ada di dashboard IDN Times Community. Panduan tersebut dimaksudkan untuk memudahkan kamu menulis artikel dengan banyak kategori seperti berita, otomotif, dan hype. 


Tips menulis artikel di IDN Times


Bagi para penulis yang sudah lama bergabung di IDN Times, mungkin menerbitkan satu artikel bukanlah hal yang sulit, tapi lain halnya kalau kamu adalah penulis yang baru saja bergabung pasti akan sangat susah untuk menerbitkan artikel karena belum sepenuhnya memahami ketentuan-ketentuan yang ada di IDN Times. 

Nah,  berikut ini adalah cara menulis di IDN Times agar artikel kamu bisa cepat diterbitkan oleh editor. 


1. Perhatikan panduan menulis di IDN Times


Sebelum mulai menulis, kamu harus benar-benar memahami terlebih dulu ketentuan-ketentuan artikel di IDN Times yang bisa kamu lihat pada dashboard IDN Times Community. Ada beberapa hal yang perlu perhatikan dalam menulis seperti penggunaan gambar dan ketentuan penulisan artikel lainnya. 

2. Buat judul artikel yang menarik


Usahakan untuk membuat judul artikel semenarik mungkin tapi tidak terlalu kepanjangan. Selain judul harus ditulis menarik dan lugas, kamu juga harus memperhatikan ejaannya.

Penulisan judul yang benar adalah dengan menggunakan huruf kapital disetiap awal kata kecuali pada beberapa partikel seperti: dan, ke, dengan, untuk, oleh, buat, tetapi, setelah, untuk, bagi, dari, di, kepada, sebelum, yang, sampai, tentang, tanpa, ala, tetapi, karena, setelah, pun, per, daripada.

3. Jangan lupa menuliskan paragraf pembuka dan penutup


Paragraf pembuka dan penutup adalah dua hal penting dalam penulisasn artikel. Pada paragraf pembuka, tulislah deskripsi yang padat dan berisi dalam arti tidak terlalu panjang atau terlalu singkat dan paragraf tersebut haruslah tertuju pada kalimat seterusnya (terhubung).

Sedangkan pada paragraf penutup, ada 3 poin yang bisa membuat artikel kamu menjadi menarik dan lebih disukai editor, yaitu:

• kesimpulan: "Itulah beberapa tips sederhana yang bisa kamu terapkan untuk membuat croissant yang lembut dan crunchy.

• Punchline: "Tak cuma enak dengan isian cokelat saja, lho. Croissant juga adalah pastry yang pas jika dikombinasikan dengan pisang, keju, kacang, dan bahan-bahan lainnya."

• Pertanyaan: "Varian croissant diatas sangat mudah untuk dibuat. Mana nih varian croissant yang mau kamu buat sendiri di rumah?"


4. Perhatikan gaya bahasa artikel

Walaupun IDN Times Community dibuat sebagai media penyalur hobi menulis bagi kalangan muda, tetap saja kamu harus memperhatikan penggunaan gaya bahasa kamu dalam penulisan artikel. Memang gaya penulisan artikel di IDN Times cenderung santai, namun kamu tidak boleh berlebihan menulis artikel dengan menggunakan bahasa yang tidak sopan atau bahasa yang hanya dimengerti oleh kamu saja. 

Kalau kamu tidak suka menulis dengan gaya bahasa yang baku, maka kamu bisa mencoba menggunakan bahasa yang soft seperti kamu ingin mengajak pembaca berbicara dengan sesekali menulis kalimat pertanyaan. 


5. Teliti artikel sebelum submit

Jangan terlalu terburu-buru untuk submit artikel kamu ke tim editor. Sebelum submit, kamu bisa mengoreksi artikel kamu terlebih dahulu dengan membaca ulang untuk menghindari kesalahan typo dan ejaan. Artikel yang minim kesalahan akan semakin cepat diterbitkan oleh editor, yakin deh!!! 


6. Pahami feedback yang diberikan oleh Editor

Kamu perlu menunggu jawaban dari tim editor satu hari setelah artikelmu di submit. Jika beruntung artikel kamu akan langsung diterbitkan, tapi kalau tidak maka artikel kamu bisa ditolak. Lain halnya jika artikel kamu itu unik dan minim kesalahan, maka tim editor akan menyukainya dan biasanya kamu hanya cukup merevisi artikel kamu tersebut dikolom revisi. Dikolom revisi tersebut akan dijelaskan alasan kenapa artikel kamu perlu dibenahi, tapi jika kamu masih belum paham juga, kamu bertanya langsung pada admin IDN Times. 

(Note: artikel yang ditolak oleh tim IDN Times biasanya adalah jenis artikel yang sama dan pernah ditulis oleh penulis lain di IDN Times).


7. Jangan pernah mencoba melakukan plagiat

Dalam dunia penulisan artikel, plagiarisme adalah kesalahan penulis yang sulit dimaafkan. Semua artikel yang telah di submit ke IDN Times akan dicek oleh plagiarism checker. Jika lolos, maka artikel akan ditindak lanjuti sampai proses penerbitan. 

Maka dari itu dibandingkan menulis artikel copas, akan lebih baik jika kamu menulis dengan cara rewrite dengan gaya bahasa kamu sendiri dengan menuliskan link sumber artikel referensi tersebut.


8. Submit ulang artikelmu jika sudah terlalu lama di pending

Jika kamu mendapati artikel kamu telah lama berada dikolom pending selama lebih dari sebulan. Jangan menunggu lagi, submit ulang artikel kamu. Tapi, kamu harus merubah kualitasnya menjadi lebih baik lagi karena bisa jadi artikel tersebut diabaikan oleh editor karena alasan tertentu misalnya artikel yang kamu tulis sudah banyak ditulis oleh penulis lain atau artikel yang kamu tulis masih terlalu banyak terdapat kesalahan.

Nah, itulah beberapa tips menulis artikel di IDN Times yang bisa kamu terapkan. Jika kamu suka menulis, terus semangat submit artikel kamu ke IDN Times karena tidak ada yang lebih membahagiakan selain hobi yang dibayar, bukan? 

Share with your friends

Add your opinion
Disqus comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done