YUDA MUKTI BLOG: Motivasi
News Update
Loading...
Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Saturday, May 6, 2023

Cara Menjadi Optimis Setelah Mengalami Kegagalan

Cara Menjadi Optimis Setelah Mengalami Kegagalan

Setiap orang pasti pernah mengalami kesedihan atau putus asa setelah mengalami kegagalan. Kegagalan ini sebenarnya gak mengenal usia kan, mulai dari anak kecil sampai dewasa pasti pernah mengalami kegagalan. Dijenjang SMP mungkin kamu pernah gagal di ujian sekolah atau UN. Di SMA mungkin kamu pernah gagal keterima SBMPTN ataupun berbagai platform penerimaan perguruan tinggi lainnya. Sampai difase kuliah pun kegagalan kamu masih terus berlanjut misal gak keterima di organisasi, magang, dsb. Setelah lulus penderitaan kamu juga belum ada habisnya. 

Mengikuti perkembangan covid sekarang beberapa dari kamu mungkin terpaksa di PHK atas berbagai alasan dan dalam hati kamu pun berpikir "Kenapa sih realita bisa sepahit ini?". Yang perlu diingat, kegagalan adalah hal yang wajar dan tentu kegagalan ini bukan akhir dari segalanya. Bahkan kegagalan bisa jadi sebuah jalan untuk kesuksesan kamu nanti. 

Gimana cara biar kegagalan ini menjadi kekuatan kita? Ya tentu caranya dengan bersikap optimis. Nah, terus gimana sih caranya biar kita bisa bersikap optimis menghadapi kegagalan? Berikut ini adalah caranya. 

Bagaimana cara menjadi orang yang optimis dalam menghadapi kegagalan?


1. Refleksi diri 

Setelah mengalami kegagalan, kamu perlu mengidentifikasi dan merefleksi diri sebenarnya apa yang menjadi sebab kegagalan kamu. Kalau kamu masih bingung dengan refleksi diri, maka kamu bisa coba dengan metode H.E.A.R.T check, yaitu:
  • H (Hungry or Hurt), Apakah makanan yang kamu konsumsi sudah sehat atau belum? 
  • E (Exhausted), Apakah kamu sudah beristirahat dengan cukup?
  • A (Angry), Terkait dengan apa kemarahan kamu selama ini? 
  • R (Resentful), Setelah kamu tau sebab kemarahan kamu, kepada siapa kamu marah? 
  • T (Tense), Apakah kamu sudah pernah menerapkan self care untuk melepas stress yang kamu rasakan? 
Nah, dengan refleksi hal-hal tersebut kamu akan lebih aware dengan apa yang sebenarnya sedang terjadi. Kalau sudah tau apa masalah yang ada dalam diri kamu maka bisa langsung dievaluasi secara mendalam.

2. Anggap kegagalan sebagai hal yang sementara 

Orang yang pesimis biasanya melihat kegagalan sebagai sesuatu yang permanen. Sementara itu orang yang optimis akan melihat kegagalan sebagai suatu hal yang sementara. Orang yang optimis akan belajar dari kesalahan yang mereka perbuat dimasa lalu. 

Meskipun pada mulanya kekecewaan pasti ada, tapi orang optimis tidak akan larut dalam kesedihan itu. Dibandingkan larut dalam kesedihan, mereka akan mencoba bangkit dan mencari solusi terbaik untuk menghadapi rintangan-rintangan yang mereka alami. Mereka percaya kalau suatu saat usaha mereka akan membuahkan hasil. 

Yang paling penting, orang yang optimis selalu berpikir bahwa tidak ada kegagalan yang sia-sia dan semua itu pasti ada hikmahnya.

3. Tetap ambil kontrol dalam hidup kamu dan bertanggung jawab atas kegagalan kamu 

Bad luck atau faktor ketidakberuntungan pasti akan terjadi. Tapi, jangan jadikan hal tersebut sebagai alasan untuk menyerah bahkan meninggalkan tanggung jawab yang harus kamu kerjakan.

Orang optimis akan terus mencari cara supaya kegagalannya bisa berbalik menjadi kesuksesan karena mereka percaya bahwa mereka bisa mengontrol jalan hidupnya.

4. Buat perencanaan dari tujuan yang smart 

Yang terakhir, setelah kamu melakukan cara diatas. Kamu bisa langsung membuat perencanaan untuk mencapai kesuksesanmu. Salah satu metode yang paling efektif adalah perencanaan dengan metode SMART (Specific, Measureable, Attainable, Relevant, dan Time Related). 

Metode ini bisa membantu kamu untuk memvisualisasikan tujuan kamu dengan step-step yang jelas. Coba deh tanyakan pertanyaan ini ke diri kamu sendiri, Kedepannya kamu mau ngapain? 10 tahun mendatang kamu melihat diri kamu ada dimana? Apa pekerjaan kamu dimasa depan? dan juga Hubungan seperti apa yang kamu mau kalau misalkan kamu menikah nanti?. Nah, pertanyaan-pertanyaan itu harus sering kamu tanyakan ke diri kamu sendiri supaya kamu tidak lupa tujuan kamu kedepannya mau ngapain, oke... 


Tuesday, May 2, 2023

Kata Om Deddy: Ini 7 Alasan Kenapa Orang Gak Akan Pernah Kaya

Kata Om Deddy: Ini 7 Alasan Kenapa Orang Gak Akan Pernah Kaya

Setiap orang pastinya ingin memiliki hidup yang mapan karena salah satu syarat hidup bahagia adalah kemapanan juga berkecukupan. Bukan hal yang mudah untuk mencapai semua itu. Dibutuhkan tekad dan kerja keras agar hidup yang kamu impikan tercapai. Namun, fakta yang terjadi di lapangan malah sebaliknya. Orang-orang yang hidup di zaman ini kebanyakan hanya menginginkan hasil yang instan saja dan terkadang mereka hanya berekspektasi terlalu tinggi tanpa melakukan action yang berarti. 

Orang malas yang mengharapkan dirinya sukses dan kaya sama artinya dengan mengharapkan pohon pisang berbuah nanas. Itu adalah sebuah kemustahilan. Bukan hanya malas saja, sebenarnya ada beberapa faktor lain kenapa orang susah untuk menjadi kaya. Melalui kanal youtube milik Om Deddy yang bertajuk "Dasar Miskin" mengungkap beberapa alasan kenapa orang susah untuk kaya. Berikut adalah alasannya versi Om Deddy:


1. Terlalu banyak memikirkan masalah 
Orang miskin itu adalah orang yang terlalu memikirkan masalah yang ia hadapi. Namun sebaliknya, orang kaya adalah orang yang mampu mengubah masalah yang ia hadapi sebagai peluang atau kesempatan untuk terus belajar dari masalah tersebut. Itu adalah sebuah perbedaan pola pikir dari si miskin dan kaya. Karena itu, mulai dari sekarang kita harus mengubah pemikiran kita agar menjadi orang bermental kaya.


2. Perhitungan dalam bekerja
Orang ini terlalu banyak komplain dan tidak bekerja keras sehingga impiannya tidak akan pernah tercapai dan hanya menjadi angan-angan belaka. Mereka juga orang yang tak pandai bersyukur dan merasa kurang dalam hal apapun. 


3. Kebanyakan menyimpan uang 
Orang kaya itu tidak banyak menyimpan uang tapi mereka membuat uang dengan cara terus memutar uang agar menghasilkan lebih banyak. Dalam hal ini berarti uang yang bekerja untuk mereka. 


4. Tidak tau investasi 
Kata Om Deddy, orang miskin tidak paham investasi. Mereka hanya bekerja untuk uang bukan sebaliknya. Menurutnya, membeli barang untuk dijual lagi itu juga investasi. 


5. Membeli barang yang belum mampu dibeli
Bukti nyatanya saat ini sudah banyak terlihat. Orang-orang terlalu memaksakan untuk membeli barang yang mereka idamkan seperti membeli smartphone dengan cara mencicilnya atau bahkan sampai berhutang demi barang tersebut. Mereka masih sulit membedakan mana keinginan dan kebutuhan. Dampaknya adalah kebutuhan mereka kurang tercukupi. 

6. Salah memilih teman 
Jika kamu berpikir bahwa memiliki banyak teman adalah pencapaian maka kamu salah. Faktanya orang kaya memiliki ruang lingkup pertemanan yang lebih sedikit namun postif sehingga berdampak baik padanya. Memang benar berteman dengan siapa saja adalah hal yang baik. Namun ingat, 5 orang terdekatmu adalah siapa kamu sebenarnya. Jadi kalau kamu berteman dengan orang malas akan sangat mungkin kamu menjadi orang yang malas juga. 

7. Terlalu cepat puas 
Orang-orang yang terlalu cepat puas cenderung stuck dalam suatu hal dan tidak mau untuk belajar lagi. Sementara itu dunia terus berputar dan perkembangannya semakin maju dengan ilmu pengetahuan yang baru. Orang seperti ini akan terlindas oleh zaman karena tidak dapat mengikuti alurnya. 


Kesimpulan 
Beberapa alasan diatas adalah alasan yang memang nyata terjadi pada kehidupan orang masa kini yang bermental miskin. Oleh karena itu, kita harus menghindari sifat-sifat diatas agar kita menjadi orang yang memiliki mental kaya dan berdaya. 

Saturday, April 15, 2023

6 Tips Menuju Financial Freedom di Usia Muda

6 Tips Menuju Financial Freedom di Usia Muda

Pexels.com/cottonbro studio
Di usia muda, mengelola keuangan dengan baik adalah langkah penting menuju kehidupan yang lebih stabil di masa depan. Maka dari itu, salah satu hal yang penting untuk dipikirkan adalah bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik. 

Untuk mencapai tujuant keuangan jangka panjang seperti menabung untuk pensiun atau membeli rumah, kamu perlu menerapkan beberapa tips yang dapat membantu untuk mencapainya dengan strategi yang terstruktur dan rapi.


Berikut ini adalah tips yang perlu kamu lakukan untuk dapat kehidupan finansial yang baik dan bebas hutang di masa depan.


1. Membuat anggaran dan rencana keuangan 

Pexels.com/Karolina Grabowska
Anggaran keuangan adalah rencana yang merinci pendapatan dan pengeluaran dalam periode waktu tertentu. Anggaran keuangan biasanya dibuat dalam periode tahunan dan mencakup berbagai aspek keuangan, seperti penghasilan, belanja, investasi, dan pembayaran hutang.

Sementara itu, rencana keuangan lebih merupakan strategi jangka panjang yang mencakup tujuan keuangan individu atau keluarga, seperti menabung untuk pensiun, membayar utang, atau mempersiapkan biaya pendidikan anak. Rencana keuangan biasanya mencakup perencanaan pengeluaran dan investasi, serta berbagai faktor lain yang dapat memengaruhi situasi keuangan kamu.


Secara umum, anggaran keuangan lebih berfokus pada perencanaan keuangan jangka pendek sementara rencana keuangan lebih menitikberatkan pada tujuan keuangan jangka panjang. Keduanya saling terkait dan penting untuk mencapai stabilitas keuangan yang baik.


Perencanaan anggaran keuangan di usia muda memiliki banyak manfaat, seperti membantu mencapai tujuan keuangan jangka panjang, menghindari hutang, mengajarkan kedisplinan keuangan, hingga meningkatkan kualitas hidup yang membuat kamu tidak mudah stress.



2. Berhutang hanya bila terdesak 

Pexels.com/Ercan ┼×enkaya
Menghindari hutang yang tidak perlu adalah hal yang sangat penting dalam mengelola keuangan kamu. Hutang yang tidak terkelola dengan baik dapat menyebabkan masalah keuangan yang serius dan berdampak negatif pada kehidupan kamu.

Oleh karena itu, kamu harus peduli dengan keuanganmu mulai dari sekarang. Beberapa cara ampuh yang bisa kamu coba untuk menghindari hutang diantaranya seperti membuat anggaran, mempergunakan kartu kredit dengan bijak, dan menjauhi gaya hidup hedon.


Dengan mempraktikkan tips-tips ini, kamu dapat menghindari hutang yang tidak perlu dan mengelola keuangan kamu dengan bijak. Ingatlah bahwa menghindari hutang yang tidak perlu membutuhkan kesadaran diri dan disiplin dalam pengelolaan keuangan kamu.

 


3. Memulai investasi sedini mungkin

Pexels.com/Michael Steinberg
Investasi untuk masa depan adalah suatu bentuk investasi yang dilakukan dengan tujuan untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang, seperti membeli rumah, pendidikan anak, pensiun, atau liburan yang diimpikan. Tujuan dari investasi untuk masa depan tentunya adalah untuk memastikan bahwa kamu memiliki cukup uang di masa depan untuk memenuhi kebutuhan dan mencapai tujuan keuangan kamu.

Investasi untuk masa depan dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti saham, reksa dana, obligasi, properti, dan lain-lain. Setiap bentuk investasi memiliki risiko dan potensi keuntungan yang berbeda-beda. Penting untuk melakukan riset dan memahami jenis investasi yang ingin kamu lakukan sebelum memutuskan untuk berinvestasi.


Investasi biasanya dilakukan dalam jangka waktu yang cukup panjang, sehingga kamu dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Selain itu, investasi untuk masa depan juga dapat membantu mengatasi inflasi dan memastikan bahwa nilai uang kamu tidak menurun seiring waktu.


Penting untuk diingat bahwa investasi untuk masa depan tidak selalu mudah dan membutuhkan kesabaran, disiplin, dan pengaturan keuangan yang baik. Namun, dengan merencanakan dengan cermat, memilih jenis investasi yang tepat, dan mengikuti strategi investasi yang baik, kamu dapat membangun portofolio investasi yang kuat dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang.



4. Pelajari segala hal tentang pajak

Pexels.com/Nataliya Vaktkevich
Mempelajari pajak merujuk pada pemahaman tentang sistem perpajakan dan aturan yang terkait dengan penghitungan, pelaporan, dan pembayaran pajak. Studi pajak mencakup berbagai topik, termasuk pajak penghasilan, pajak penjualan, pajak properti, pajak warisan, dan pajak lainnya.

Pajak adalah salah satu sumber pendapatan pemerintah dan memainkan peran penting dalam perekonomian suatu negara. Oleh karena itu, memahami bagaimana sistem perpajakan bekerja dapat membantu seseorang dalam mengelola keuangannya secara lebih efektif dan menghindari masalah dengan otoritas pajak.


Mempelajari pajak dapat membantu kamu dalam memahami bagaimana kebijakan perpajakan memengaruhi bisnis dan perekonomian kamu secara keseluruhan. Mempelajari pajak penting bagi siapa saja yang ingin mengelola keuangannya dengan baik, memenuhi kewajiban pajak mereka, dan memahami peran perpajakan dalam perekonomian.



5. Pertahankan gaya hidup sederhana

Pexels.com/cottonbro studio
Memperhatikan gaya hidup sederhana merujuk pada hal tentang memprioritaskan kebutuhan dasar dan menghindari pemborosan dalam pengeluaran. Hal ini berarti membelanjakan uang hanya untuk hal-hal yang penting dan menghindari membeli barang-barang yang tidak diperlukan atau berlebihan.

Mempertahankan gaya hidup sederhana dapat membawa banyak manfaat, seperti menghemat uang, mengurangi stres keuangan, dan membantu kamu untuk hidup dalam batas-batas keuangan. Tampil sederhana juga dapat membantu kamu dalam menghindari hutang dan membantu mengurangi konsumsi sumber daya alam yang tidak perlu.


Dalam mempertahankan gaya hidup sederhana, kamu harus fokus pada kebutuhan dasar dan menghindari godaan untuk membeli barang-barang yang tidak diperlukan atau hanya bersifat sementara. Seseorang juga harus mencari cara untuk menghemat uang, seperti menghemat listrik atau memasak sendiri daripada makan di luar.


Mempertahankan gaya hidup sederhana tidak berarti harus hidup dalam kemiskinan atau merasa tidak nyaman. Sebaliknya, ini adalah tentang memilih untuk hidup dengan lebih sederhana dan fokus pada apa yang benar-benar penting. Cara ini dapat membantu kamu untuk merasa lebih tenang dan bahagia, serta menghemat uang untuk tujuan jangka panjang seperti pensiun atau investasi masa depan.



6. Memiliki asuransi 

Pexels.com/Mikhail Nilov
Memiliki asuransi penting untuk memberikan perlindungan finansial jika terjadi kerugian atau kejadian yang tidak diinginkan pada aset atau diri seseorang. Asuransi dapat melindungi seseorang dari risiko keuangan yang terkait dengan kesehatan, kecelakaan, kematian, atau kerusakan properti.

Dalam asuransi, seseorang membayar premi berkala kepada perusahaan asuransi dan dalam pertukaran, perusahaan asuransi akan menanggung risiko keuangan yang terkait dengan kerugian atau kejadian yang tidak diinginkan. Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada aset atau diri seseorang, perusahaan asuransi akan membayar ganti rugi untuk membantu mengganti kerugian finansial yang terkait.


Memiliki asuransi dapat memberikan keamanan finansial dan membantu menghindari kerugian finansial yang besar yang mungkin terjadi tanpa perlindungan asuransi. Memiliki asuransi dapat membantu kamu mengurangi stres dan ketidakpastian dalam situasi yang tidak terduga. Pilihlah jenis asuransi yang tepat tergantung pada kebutuhan individu dan situasi keuangan, seperti asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, dan asuransi properti.


Namun, kamu harus mempertimbangkan biaya premi asuransi dan apakah premi tersebut terjangkau dengan keuangan seseorang, serta memahami syarat dan ketentuan polis asuransi yang dimiliki. Dalam hal ini, perencanaan keuangan dan penilaian risiko sangat penting untuk memilih jenis dan jumlah asuransi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan dan tujuan keuangan kamu.


Itulah beberapa ulasan mengenai tips untuk mencapai kebebasan finansial di usia muda. Dengan melakukan hal-hal tersebut, diharapkan dapat membantu kamu untuk mencapai tujuan jangka panjang dan memiliki kehidupan yang lebih mapan dan stabil di masa yang akan datang.

Sunday, January 1, 2023

6 Cara Belajar Efektif ala Maudy Ayunda, Simak!

6 Cara Belajar Efektif ala Maudy Ayunda, Simak!




Siapa sih yang tidak mengenali Maudy Ayunda? Yap, ia adalah sosok artis multitalenta yang merupakan lulusan dari Stanford University, California jurusan administrasi bisnis.

Pencapaian Maudy Ayunda meraih gelar S2 di universitas bergengsi di Amerika Serikat tersebut membuat banyak kalangan muda terinspirasi olehnya. Buat kamu yang ingin menjadi orang yang berprestasi seperti Maudy Ayunda, maka tidak ada salahnya jika kamu menerapkan cara belajar artis cantik ini.

Nah, berikut ini adalah cara belajar efektif ala Maudy Ayunda yang bisa kamu terapkan.


1. Menulis buku catatan

Dalam proses belajar, menulis adalah hal yang penting. Menulis akan membantu mengasah nalar dan daya ingat seseorang. Selain itu, kamu juga akan mampu mengetahui bahasa penulisan yang benar.


Jika kamu adalah orang yang kreatif dalam menulis, maka aktivitas ini bisa memudahkan kamu untuk membuat artikel atau karya ilmiah. Mendaftarkan diri ke sebuah organisasi atau beasiswa pun akan menjadi lebih mudah jika kamu pandai menulis.


2. Jadikan membaca sebagai hobi 

Membaca adalah aktivitas seru yang bisa kamu lakukan ketika memiliki waktu luang. Banyak sekali manfaat yang bisa kamu dapatkan dari membaca buku.


Dengan membaca buku, kamu akan mendapatkan wawasan baru yang belum kamu ketahui sebelumnya. Selain itu, kesehatan mentalmu pun akan terjaga karena dengan membaca buku akan membuat suasana hati seseorang menjadi lebih baik dan terhindar dari stress.


3. Koreksi hasil ujian untuk memperbaiki kesalahan

Kesalahan adalah hal yang lumrah saat kita sedang belajar. Oleh karena itu, kamu harus mampu belajar dari kesalahan yang telah kamu lakukan. Dengan mengoreksi hasil ujian, maka kamu bisa mengidentifikasi apa sebab dari kesalahan kamu dan tahu jawaban yang benar.

Apabila kamu telah mengoreksi hasil ujian maka kamu tidak akan kesulitan untuk menjawab jika menemukan pertanyaan yang sama.


4. Mencoba menjadi fleksibel dan adaptif 

Hal yang mampu mempercepat seseorang untuk belajar adalah fleksibilitas. Kamu harus aktif bersosialisasi dengan siapa saja, namun kamu tetap harus membatasi diri dari lingkungan yang toxic.


Bersosialisasi dengan fleksibel akan membuat kamu cepat beradaptasi di lingkungan baru. Selain itu, kamu pun akan memiliki banyak teman baru dari berbagai organisasi atau komunitas.


5. Memahami konsep, bukan menghafal

Cara belajar efektif ala Maudy Ayunda berikutnya adalah dengan memahami konsep. Walaupun menghafal itu bagus namun memahami konsep itu jauh lebih baik.

Dua cara belajar antara menghafal dan memahami memiliki manfaat yang berbeda. 
Dengan menghafal materi, kamu akan mengingat materi tersebut sementara saja. Namun lain halnya jika kamu mampu memahami materi tersebut, maka kamu akan mampu mengingatnya sepanjang waktu.


6. Jangan lupa menerapkan Study-Life Balance

Belajar di sekolah atau di sebuah organisasi memanglah penting. Namun, kamu tidak boleh melupakan waktu untuk menyalurkan hobi kamu. Kamu bisa melakukan aktivitas seru seperti berolahraga atau sekedar bermain musik disamping waktu belajar. Seimbangkan kegiatan akademismu dengan kegiatan personal agar kamu terhindar dari stress dan tetap menjadi orang yang produktif.


Itulah beberapa cara belajar efektif yang telah dibeberkan oleh Maudy Ayunda. Apabila kamu masih kesulitan dalam belajar, mungkin kamu bisa melakukan cara diatas agar proses belajar kamu menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Selamat mencoba!



Friday, September 3, 2021

Cara Membangun Pertemanan Yang Sehat (Hindari Pertemanan Toxic)

Cara Membangun Pertemanan Yang Sehat (Hindari Pertemanan Toxic)

Pernah gak sih ngerasa kalo kamu itu ada di lingkungan pertemanan yang salah atau toxic. Dan ketika kita berteman dengan orang yang salah atau toxic, bukannya kita berkembang menjadi orang yang lebih baik tapi kita malah terjerumus kedalam berbagai hal buruk. Bukannya saling mendukung satu sama lain tapi malah saling berkompetisi. Bukannya saling menguatkan satu sama lain tapi malah saling ngejatuhin dan ngomongin dari belakang. Kamu sadar gak sih kalo pertemanan yang sehat bukan seperti itu. Kalo kamu pengen tau pertemanan yang sehat itu seperti apa dan bagaimana cara menemukan pertemanan yang membangun maka kamu sedang membaca artikel yang tepat.

Apa itu pertemanan sehat? 

Pertemanan sehat (healthy friendship) adalah pertemanan yang bikin kamu tumbuh dan berkembang menjadi orang yang lebih baik setiap harinya. Mereka itu adalah temen-temen yang bisa membawa pengaruh positif dihidup kamu serta mereka yang senantiasa menemani kamu dalam senang maupun sedih.

Dalam pertemanan sehat gak ada tuh istilahnya temen kamu nge-backstab/ngejelekin kamu dari belakang. Kalo dia bener-bener temen kamu yang baik maka dia pasti ngomong langsung ke kamu secara asertif bukan malah jadi pasif atau diem dan gak juga jadi agresif dengan ngatain kamu secara kasar.

Dalam berteman, perbedaan dan perselisihan pendapat itu pasti ada. Ya iyalah, secara kan kalian berdua adalah dua orang dengan dua kepribadian yang berbeda tapi tentu kalo kita sering berselisih sama temen atau suasananya selalu negatif saat bertemu atau mengobrol, (hmm) bisa jadi ada yang salah nih sama hubungan pertemanan kita.

Coba deh kamu tanya ke diri sendiri dalam aspek pertemanan, temen kamu itu banyak ngasih dampak negatif atau positifnya sih? Nah, jawaban dari pertanyaan itu harusnya menentukan kalo temen kamu itu toxic atau engga, membangun kamu atau justru menjatuhkan kamu entah secara sengaja ataupun gak sengaja.

Pertanyaannya adalah Apa kamu mau punya temen yang membangun? Well, mau atau gak itu sebenarnya keputusan kamu sendiri. Mau stay atau engga sama temen-temen sekarang walaupun negatif itu juga terserah kamu. Tapi menurut saya, punya temen yang membangun itu penting banget. Pertemanan yang baik atau sehat itu akan membawa diri kamu menjadi lebih baik juga sama seperti istilah ini "Kalo kamu temenan sama tukang parfum maka kamu akan jadi ikutan wangi" ya sama aja kalo kamu temenan sama orang males maka kamu juga akan ikutan jadi males.

Kalo kamu sedang terjebak dalam lingkungan yang toxic sekarang pasti rasanya gak enak sama sekali. Kamu gak bisa jadi diri sendiri, tertekan secara emosionl, dan jadi gak percaya sama orang. Terus harus gimana? Ya tentu kamu harus pintar dalam memilih lingkungan yang baik dan membangun buat diri kita dengan beberapa cara berikut.

Cara memilih lingkungan yang baik dan team yang membangun 


1. Cari teman yang selalu support pilihan kamu 

Pastikan teman kamu itu bisa memberikan dukungan emosional yang tulus buat. Teman yang baik akan ngasih saran dan masukan buat kamu dan mendukung apapun pilihan kamu walaupun pada akhirnya saran tersebut tidak kamu lakukan sama sekali. 

2. Cari teman yang memberikan timbal balik yang positif 

Pastikan kalo pertemanan kamu itu gak searah doang. Yang bagus adalah kamu bisa ngasih pengaruh positif buat dia dan dia pun sebaliknya. Kamu selalu ada ketika dia butuh dan dia pun sebaliknya. Jadi, kedua belah pihak akan merasa puas dengan pertemanan ini gak cuma salah satu aja.

3. Cari teman yang punya tujuan dan hobi yang sama dengan kamu

Kalo kamu punya mimpi yang pengen banget kamu capai, coba deh cari temen yang punya mimpi yang sama juga. Kamu bakal cenderung bergerak untuk mencapai mimpi itu bersama karena kalian akan saling mendukung satu sama lain. Kalo gak mimpi yang sama ya at least cari temen yang sehobi sama kamu misalnya sama-sama suka suka main musik, fotografi, nulis, dan lain sebagainya yang buat hubungan kalian jadi erat.

4. Cari teman yang menerima kamu apa adanya dan melihat sisi terbaik dari dirimu 

Penting disini adalah carilah teman yang sebenarnya gak terlalu menuntut ini itu dan menjadi sesuatu yang bukan kamu. Kalo dia emang temen maka dia akan melihat sisi terbaik dari diri kamu. Dan kalo kamu tetap berteman sama orang yang gak bisa merima kamu apa adanya, banyak ekspektasi ini itu yah  dan menghasilkan dampak negatif maka lama-kelamaan pertemanan ini bisa jadi buat kalian lelah secara emosional.


Semua keputusan ada ditangan kamu sekarang. Saya sebagai author di blog ini hanya berpesan, "Bertemanlah dengan orang yang bisa membuat kamu menjadi insan yang lebih baik bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat."


Monday, August 16, 2021

4 Manfaat Mengupdate CV Secara Berkala

4 Manfaat Mengupdate CV Secara Berkala


Membuat data riwayat hidup dalam bentuk curriculum vitae atau CV adalah hal penting untuk dilakukan seseorang yang ingin melamar kerja di perusahaan apapun. Belakangan ini, curriculum vitae (CV) lebih sering digunakan ketimbang biodata diri dalam bentuk media cetak. Oleh karena itu, melamar kerja dengan cara online banyak dipilih oleh kebanyakan orang.

Melamar kerja menggunakan CV memang memiliki banyak keuntungan ketimbang menggunakan biodata dalam bentuk hard file. Selain lebih praktis, jangkauan melamar kerja menggunakan CV pun lebih luas karena bisa dikirim secara online via whatsapp ataupun email. 

Walaupun penggunaan CV memiliki banyak keuntungan. Hal itu tidak serta merta membuat kamu mudah untuk diterima disebuah perusahaan yang kamu lamar karena persaingan pelamar kerja tetap akan ada. Oleh karena itu, kamu tetap harus memperhatikan kualitas CV dengan rajin mengupdatenya secara berkala. Selain dapat membuat hrd tertarik dengan CV kamu, inilah 4 manfaat lainnya yang bisa kamu dapatkan jika kamu rajin mengupdate CV secara berkala.


1.  Lebih mengenal dengan kemampuan diri 


Setelah menuliskan achievement kamu kedalam CV, kamu tidak akan lupa dengan semua pencapaian yang telah kamu raih sebelumnya entah itu tentang pengalaman kerja atau sebuah gelar. Prestasi-prestasi yang sudah ditulis itu pastinya akan membuat kamu lebih percaya diri karena kamu mengenal diri sendiri dan tau dimana kekuatanmu.

2. Dorongan motivasi untuk lebih baik lagi 


Jika kamu telah mengenal kemampuanmu tentu kamu akan bersemangat dan selalu memiliki motivasi yang tinggi ketika sedang melamar ke sebuah perusahaan.

3. Desain lebih padat dan menarik 


Disaat kamu sedang apply ke sebuah perusahaan mungkin ada kalanya kamu meraih prestasi-prestasi lain yang belum kamu cantumkan ke CV. Misalnya kamu baru saja meraih juara 1 pada blog competition disebuah platform online. Prestasi itu tentu wajib kamu tambahkan kedalam CV agar terlihat padat maka dengan begitu hrd akan menganggap kamu sebagai kandidat yang menarik dan pantas mendapatkan job yang kamu apply.

4. Akan selalu siap ketika ada kesempatan baru 


Jika kamu rajin mengupdate CV secara berkala, kamu akan selalu siap dengan tawaran job yang datang sebab kamu telah memperbarui isi CV kamu agar bisa dipertimbangkan di perusahaan yang kamu apply karena ada kalanya tawaran itu datang dengan mendadak atau bersifat urgent.

Mengupdate isi CV adalah hal yang wajib dilakukan agar dapat memonitoring perkembangan skill dan karir seseorang. Selain itu, CV yang terupdate dengan skill yang memenuhi kualifikasi akan sangat layak dipertimbangkan oleh hrd sehingga kemungkinan mendapat panggilan interview menjadi terbuka.

Saturday, July 31, 2021

Tips Biar Gak Jadi Beban Keluarga

Tips Biar Gak Jadi Beban Keluarga

Sebagai seorang anak, tentu kita ingin menjadi anak  yang bisa diandalkan oleh orang tua dan keluarga. Bisa melakukan ini itu sehingga orang tua senang dan bangga memiliki kita. Namun, sayangnya tidak semua hal yang orang tua inginkan bisa kita lakukan sehingga merasa bahwa kita adalah beban dalam keluarga. 

Apakah kamu pernah merasa begitu? Kalau iya, pasti rasanya ga enak sama sekali. Sudah merasa ingin untuk bisa hidup mandiri dan tidak meminta uang pada orang tua tapi faktor finansial menjadi penghalangnya karena kamu belum bekerja. Apakah kasus ini sudah relate sama kamu? Kalau iya, maka kamu coba baca 5 tips ini agar perasaanmu menjadi beban keluarga menjadi hilang dan hidupmu tentu akan menjadi lebih baik. 

1. Belajar dengan giat dan tunjukkan prestasi 

Untuk membuat orang tua bangga padamu salah satunya adalah dengan menunjukkan bahwa kamu bisa menjadi kebanggaan keluarga atas prestasimu di sekolah atau bidang akademik.

2. Membuat tabungan sendiri dari sisa uang jajan 

Cobalah untuk membuat budgeting dari sisa uang sakumu setiap bulan, minggu, atau bisa juga setiap hari asal kamu tidak terbebani. Buatlah komitmen untuk terus menyisihkan uang walau hanya sedikit namun konsisten maka dengan itu kamu tidak perlu lagi meminta uang pada orang tua jika ada sesuatu yang ingin kamu beli.

3. Mulailah untuk berani belajar berbisnis 

Setiap orang biasanya memiliki hobi atau kegemarannya masing-masing. Dewasa ini, banyak orang yang meraup pendapatan dari hobi yang mereka jalani dengan tekun. Apabila kamu memiliki hobi menulis atau berniaga misalnya, maka kamu bisa terus mendalaminya walaupun kamu masih dalam masa sekolah. Bisa jadi kamu bisa mendapatkan penghasilan dari hobi kamu tersebut. Bisa menghasilkan uang dimasa sekolah itu adalah hal yang luarbiasa dimana saat ini jarang kita temui anak muda yang melek bagaimana cara mencari uang.

4. Berusaha mandiri dalam banyak hal 

Kamu tidak harus menuntut dirimu sendiri untuk mandiri dalam segala hal karena memang ada beberapa hal atau masalah yang tidak bisa diselesaikan sendiri melainkan dengan bantuan orang tua. Mulai dari sekarang kamu bisa mencoba menyelesaikan masalah kamu sendiri. Kamu juga tidak perlu banyak mengeluh pada orang tua atas masalahmu tersebut.

5. Sempatkan diri untuk membantu orang tua 

Dalam menjalankan aktivitas sehari-hari tentu akan melelahkan bagi orang tua kita jika harus mengerjakan pekerjaan rumah sendirian. Maka dari itu kamu harus ambil inisiatif membantu mereka diwaktu luang agar bisa meringankan pekerjaan orang tua.


Penutup:
Janganlah berpikir bahwa kamu adalah beban dalam keluarga karena sejatinya semua orang tua tidak akan pernah  berpikir demikian. Kamu bisa menunjukkan versi terbaik dari diri kamu pada orang tua agar perasaan menjadi beban keluarga ini menjadi hilang.

Monday, July 5, 2021

Bertahan atau Resign? Ini Cara Menghadapi Bos Yang Nyebelin

Bertahan atau Resign? Ini Cara Menghadapi Bos Yang Nyebelin

Source: pixabay.com
Mungkin sebagian dari kamu ngalamin hal seperti ini sekarang, kamu kerja di perusahaan yang cocok sama kamu, kamu suka sama apa yang kamu kerjain, gajinya oke, rekan kerjanya oke. Tapi, permasalahannya adalah kamu punya bos yang gak oke. Ada beberapa contoh dari karakter bos yang menurut saya banyak bertebaran diluaran sana yang ujung-ujungnya nyusahin karir dengan ngerecokin kesehatan mental anak buahnya. 

Ini adalah contoh karakter dari bos yang nyebelin:
  • Bos yang cuma peduli sama diri sendiri tapi gak bisa diandalkan
  • Bos yang gak pernah mengapresiasi pekerjaan timnya (susah bilang makasih)
  • Bos yang sok tau, keras kepala, dan gak mau dengerin feedback orang lain 
  • Bos yang lepas tangan (kalo ada masalah kabur dan gak mau tanggung jawab) 
  • Bos yang suka ngejadiin anak buahnya sebagai sasaran kemarahan
  • Bos yang suka ngakuin prestasi anak buahnya sebagai prestasi dia
Apa kamu pernah atau bahkan sedang bekerja dengan bos yang berkarakter seperti yang disebutkan diatas. Kalau iya, maka kamu sedang membaca artikel yang tepat tentang bagaimana cara menghadapi bos yang menyebalkan. 

Idealnya, kita semua mau kerja sama bos yang bisa mimpin timnya, punya visi yang jelas, bisa berkomunikasi dengan baik, bisa mentoring kita, apalagi bos yang suka mentraktir kita diluar jam kerja. Tapi pada kenyataannya, kesabaran kita justru dilatih karena dapet bos yang 180 derajat berbeda dengan kriteria itu. Pertanyaannya adalah, "Kenapa sih  bos kita Nyebelin?". Mengenai fenomena ini, saya cuma pengen kamu paham satu hal penting, yaitu "Gak semua bos itu bisa mimpin" Kenapa? Ya, karena gak semua bos dipilih jadi bos karena kemampuan manajerialnya. "Terus kenapa jadi bos kalo gak bisa mimpin?" Sebenarnya ada 3 jalur dimana seseorang bisa saja menjadi bos tanpa tau bagaimana caranya memimpin tim, yaitu:

• Orang yang jadi bos karena kompeten dibidangnya


Ini adalah orang-orang yang jadi bos karena mereka kompeten dibidang kerjanya masing-masing tapi bukan dibidang manajerialnya. Bos seperti ini cuma jago dalam pekerjaannya aja tanpa tau caranya ngurus orang. 

• Orang jadi bos karena punya modal 


Ini biasanya terjadi pada perusahaan kecil dimana orang menjadi bos karena membangun perusahaannya sendiri tanpa sebelumnya pernah mengalami masa-masa jadi manager atau bahkan jadi ketua kelas aja gak pernah. Tipe bos seperti ini akan jadi bos yang nyebelin seantero kantor kalo gak buru-buru belajar jadi pemimpin yang baik.

• Orang yang jadi bos karena pinter ngomong 


Nah ini banyak banget asli, orang dipromosiin jadi bos karena dia kelihatan pinter aja. Semua idenya terdengar brilian dan out of the box, padahal kemampuan mimpinnya nol atau bahkan kemampuan kerjanya meragukan tapi ya kalo ngomong kedengeran pinter aja gitu.

Nah, sekarang kamu tau kan kalo bos kamu itu diangkat jadi bos bukan karena tau caranya jadi bos tapi karena hal-hal diatas. Walaupun begitu, ada juga bos yang udah kompeten jadi bos (real bos), mereka pun juga gak selalu 100% bisa perform sebagai bos yang baik setiap waktu kok. Ada kalanya mereka menjadi bad boss dimata karyawan itu karena memang kamu dan rekan kamu yang susah untuk diatur. Selain itu mungkin karena perusahaan lagi naik tingkat ketegangannya karena ada kompetitor atau hal lainnya. 

Buat kamu yang ngalamin nasib buruk karena bos yang nyebelin, Inilah beberapa tips  yang bisa kamu terapkan untuk menghadapi "bad boss"

1. Coba lihat dari sudut pandang bos kamu 

Yang dipahami disini bukan masalah pribadi si bos tapi masalah pekerjaannya. Lihatlah permasalahan dengan seobjektif mungkin. Iya sih, mungkin dia lagi ada masalah di kehidupan pribadinya yang buat dia jadi lebay terhadap permasalahan di kantor. Tapi kamu bisa coba memahami si bos kalo dia punya masalah di pekerjaannya dan yang jelas kamu harus bisa memakluminya.

2. Buat diri kamu dibutuhkan 

Kamu harus bisa membuat diri kamu dibutuhkan, maksudnya kamu bisa tingkatin kemampuan diri kamu dan bisa membantu menyelesaikan masalah dan mencapai target pekerjaan bos kamu. Dengan begitu,  bos kamu akan lebih sungkan buat ngelampiasin emosinya karena dia membutuhkan kamu. Intinya dalam dunia kerja, kamu harus punya daya tawar. Sebagai contoh, ketika bos kamu sedang marah dan kamu mengancam untuk resign maka dia akan menahan kamu karena dia tau bahwa kamu masih dibutuhkan.

3. Cari dukungan dari rekan kerjamu yang lebih dihargai bos kamu 

Setiap bos pasti memiliki anak buah emas. Kalaupun itu bukan kamu maka kamu bisa mendekatkan diri pada rekan kerja yang menjadi anak buah emas bosmu tersebut. Pastikan kamu mengenalnya secara personal, maka dengan begitu kamu akan tau apa kekuatan dia dan kenapa dia bisa menjadi andalan si bos. 

4. Konsultasi ke HRD 

HRD itu harusnya engga cuma ngurusin penerimaan, penggajian, sama PHK aja. Tapi juga ngurusin masalah-masalah yang dialamin para karyawan karena di kebanyakan perusahaan, HRD juga bertanggung jawab untuk memelihara dinamika disebuah perusahaan.

5. Mengeksplor kesempatan lain di perusahaan kamu

Biasanya dalam suatu perusahaan punya beberapa bagian. Mungkin aja kamu gak cocok sama bos kamu dibagian ini. Tapi kamu bisa mengeksplor peluang kerja dibagian sebelah. Syaratnya kamu harus kenal sama orang lain dari divisi atau departemen lain, tak terkecuali bos pada departemen yang ingin kamu masuki. 

6. Tau kapan harus resign 

Kalo memang perlakuan bos kamu sudah bikin kamu jadi gak percaya diri, gak nyaman, dan bikin stress ya mungkin sudah waktunya kamu buat kamu untuk pergi. Tapi kalau kamu sudah memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan kamu saat ini ingatlah untuk tetap berlaku profesional dan pastikan kamu sudah punya pekerjaan baru sebelum resign. Buat surat resign yang resmi, selesaikan pekerjaan kamu sebelum benar-benar berhenti dan hindari ngomong tentang keburukan bos kamu. Yang lalu biarlah berlalu.
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done